Recent Posts

Minggu, 17 Februari 2013

Sekilas Profil Bapak Munif Chatib, Penyaji pada Seminar Parenting

EMPAT BUKU SEPERTI ALIRAN AIR

By Munif Chatib

SEKOLAHNYA MANUSIA, buku yang saya tulis 2009 itu seperti sebuah piring. Buku itu bercerita tentang sederhananya konsep SEKOLAHNYA MANUSIA yang mempunyai 3 bagian, yaitu:

Pertama INPUT, SEKOLAHNYA MANUSIA menerima siswa dalam berbagai kondisi. Siswa pandai, baik, nakal, bodoh dan anak berkebutuhan khusus. SEKOLAHNYA MANUSIA selalu menuju sekolah inklusi.

Kedua PROSES, SEKOLAHNYA MANUSIA menerapkan ‘The Best Process’. Maksudnya guru menerapkan multi strategi dalam mengajar. Tidak hanya ceramah sebagai metode tunggul.

Ketiga OUPUT, SEKOLAHNYA MANUSIA memotret kemampuan siswanya dalam 3 ranah besar, yaitu kognitifnya, psikomotorik dan afektif.

Jujur, untuk mewujudkan SEKOLAHNYA MANUSIA membutuhkan satu elemen yang harus sama paradigmanya yaitu GURU. Oleh karena itu buku ke dua saya adalah GURUNYA MANUSIA.

GURUNYA MANUSIA, buku yang saya tulis 2011 berusaha sekuat mungkin berbagi informasi betapa banyak sebenarnya strategi mengajar. Ada 20 strategi mengajar. Lalu bagaimana strategi mengajar tersebut ditulis dalam sebuah ‘lesson plan’. GURUNYA MANUSIA kental sekali dengan nuansa guru harus kreatif, harus terus belajar dan menjadi ‘penyelam’ bagi semua siswanya. Ibaratnya GURUNYA MANUSIA adalah isi dalam sebuah piring SEKOLAHNYA MANUSIA. Ketika dalam SEKOLAHNYA MANUSIA ada GURUNYA MANUSIA, ternyata masalah belum selesai. Masih ada ORANGTUA siswa yang menjadi konsumen pendidikan sebuah sekolah. Banyak terjadi masalah, terutama hubungan dengan sekolah jika paradigma orangtua belum sama dengan sekolah.

ORANGTUANYA MANUSIA, buku yang saya tulis 2012 ini seperti menjadi ‘petunjuk’ sederhana bagi orangtua, terutama bagaimana memandang pendidikan anak-anaknya. Memandang kemampuan anak kita yang seluas samudera dan bintang. Bagaimana hubungan orangtua dengan guru anak-anaknya. Guru dan orangtua harus menjadi sahabat sejati. Jika orangtua dan guru bekerja sama dalam membantu anak untuk belajar, maka anak tersebut akan menjadi juara. Anak itu akan menemukan kondisi terbaiknya.

SEKOLAH ANAK-ANAK JUARA, yang saya tulis juga di tahun 2012 bersama sahabat saya Alamsyah Said, sperti m,enjadi bukti otentik. Jika seorang anak bersekolah di SEKOLAHNYA MANUSIA, lalu dididik oleh GURUNYA MANUSIA, di rumah ada ORANGTUANYA MANUSIA, maka Insya Allah anak tersebut menjadi JUARA di bidang masing-masing. Sukses dunia akhirat.

Saya sekarang sedang menulis buku berikutnya yang membahas tentang KELASNYA MANUSIA bersama sahabat saya Irma Nurul Fatimah, seorang GURUNYA MANUSIA yang arsitek. Kita bersua percaya sebenarnya dinding-dinding kelas baik indoor maupun outdoor bisa menjadi asisten guru. Bahkan sampai puluhan asisten. Mohon doa semua sahabat, agar kami berdua diberikan kesehatan dan waktu yang cukup untuk berbagi lewat karya tulis. Terima kasih (Sumber dari http://munifchatib.wordpress.com/2012/10/21/empat-buku-seperti-aliran-air/)

Selasa, 12 Februari 2013

Cerita 13 Februari 2013

Setiap hari saat anak kita beraktivitas mandi umpamanya, kita selalu kasih komando, ayo cepat mandi sayang, guyur bandannya, trus sabuni, trus bilas, biar bersih biar harum! sekuen kegiatan itu memang harus diberitahu tapi orang tua sudah harus sedikit melepas pemberitahuan sekuen itu, agar anak paham dan sadar akan sekuen kegiatan itu. Bantuan-bantuan kita dalam pelaksanana kegiatan itu terus menerus akan berkibat anak tidak tahu sehingga selalu meminta bantuan. Biarkan mereka melakukannya sendiri dengan pendampingan. level perkembangan usia menentukan bentuk kegiatan yang harus telah bisa dilakukan tanpa bantuan kita. Akhirnya saat kapan kita membantu anak-anak berkegiatan tentunya sangat kondisional. Mari kita menjadi orang tua yang mampu memberi kenyamanan pada anak-anak untuk paham sekuen kegiatan yang harus dilakukan agar tumbuh kembang anak-anak kita maksimal. Semoga. Selamat pagi semua, semoga hari ini hari yang mencerahkan bagi kita semua.

Rabu, 06 Februari 2013

6 February 2013


Mendapat respon positif dari peserta workshop di Ngawi membuat hati ini merasa termotivasi untuk menularkan lebih banyak lagi. Ganjalan kita dalam menerapkan kurikulum selalu masalah administrasi evaluasi. Memang secara filosofi memberikan kita keleluasaan dalam mengembangkan strategi yang bervariasi, tapi jika evaluasinya hanya paper n pencil aja ya payah, karena harapannya memang harus otentik assesmen, performen assesmen. nah ini yang menjadi kendala karena Ujian nasional hanya mampu memotret melalu tes paper n pencil saja, sehingga pembelajaran hanya menyiapkan ujian itu. Ini bukan kendala tapi tantangan. Para guru mari kita mencari cara agar masalah ini bisa teratasi. Yuuuukkk

Selasa, 05 Februari 2013

Komite Class EO

Untuk mengakrabkan, menyinergikan, dan mempererat tali silaturahmi orang tua, guru, dan siswa, kegiatan kebersamaan perlu dirancang. Semoga kegiatan outbond yang akan kita lakukan semoga sesuai dengan harapan. Kebersamaan Ortu n guru dapat mendukung keberhasilan siswa di sekolah. Sehingga jika terjadi miscomucation, misunderstanding, atau mis-mis yang lainnya dapat teratasi. Pergi gaj jauh-jauah, kegiatan yang gak muluk2 tapi yang penting kebersamaan ini semoga berdampak secara positif dan signifikan. Hakikat Three in one ini akan mampu membuat kerja sama kita semakin OK. Untuk Wali Ortu selamat berjuang ya jadi EO, nanti kalo kegiatan ini OK kita susul kegiatan yang lainnya. OK OK Yes!

Senin, 04 Februari 2013

SEMINAR PARENTING




Minggu, 03 Februari 2013

Materi Bahasa Inggris

Download materi Bahasa Inggris (Lomba TK/RA/BA/TA tahun 2013)
http://www.4shared.com/rar/ZzZKiGRq/animal_voice.html?

Jumat, 16 Maret 2012

LOMBA DAN BAZAR IMMERSION THE SECOND SESSION

            Menyemarakkan tahun ajaran baru tahun 2011/2012 berbagai acara dan lomba menarik kembali dihadirkan oleh National Immersion Primary School (NIPS). Kali ini, pada tahun kelima NIPS kembali mengadakan acara Lomba dan Bazar Produk Pendidikan yang diselenggarakan untuk kedua kalinya. Acara yang digelar pada hari Minggu tanggal 12 Maret 2012 ini bertempat di kampus NIPS Jalan Ukel no.39 Kelurahan Kertosari Kabupaten Ponorogo.
            Berbagai acara dan lomba yang dihadirkan menarik banyak pengunjung dan peserta didik baru. Acara yang berlangsung sejak pukul 07.00 pagi ini dibuka dengan ceremonial resmi berupa sambutan dari Kepala Sekolah NIPS Ibu Peni Nurhidajati, M.Pd. Selanjutnya disusul oleh Ibu Ririen Wardhiani, M.Pd selaku penasehat akademik NIPS dan konsultan Multiple Intelegences, serta Bapak Dollar Yuwono,M.Pd selaku direktur utama National Immersion School. Acara yang dipandu oleh duo presenter terbaik Immersion Charis dan Dya ini makin meriah dengan ditampilkannya bakat-bakat terpendam siswa-siswi NIPS. Ada Tari bujang ganong, Tari Yapong, Modelling ,dan juga berbagai macam acara lainnya. Selain itu, Lomba dan Bazar tahun ini juga lebih meriah dengan diadakannya lomba-lomba yang diikuti oleh peserta dari TK, RA, BA dan TA. Tak tanggung-tanggung, jika tahun lalu Lomba dan Bazar NIPS diikuti oleh satu kecamatan Babadan saja, kali ini NIPS mengundang 3 kecamatan sekaligus. Pesertanya pun akhirnya membludak. Kecamatan Babadan, Siman dan Ponorogo semuanya jadi satu di kampus NIPS.
            Adapun lomba-lomba yang dilaksanakan antara lain adalah lomba Speak in English, Lomba Origami, Lomba Modelling dan Lomba Bercerita. Keseluruhan lomba-lomba ini mampu menyedot antusiasme peserta dari 3 kecamatan ini. Makin meriah pula dengan Bazar yang memuat produk-produk pendidikan, APE (Alat Peraga Edukasi), dan juga dari produk-produk home style dan pihak-pihak yang mendukung berlangsungnya acara ini.

 

Subscribe to our Newsletter

Contact our Support

Email us: Support@templateism.com

Our Team Memebers