Recent Posts

Kamis, 07 Juli 2011

Ketua BPPT PGRI Ponorogo memberikan apresiasinya dalam acara Family’s day And Business Day.




Kemeriahan lomba antara orangtua dan anak. Semakin menambah kerekatan dan kedekatan antar keluarga.


Hasil produk karya siswa, tidak hanya mading bertuliskan “ Go Green” berbagai karya seni siswa clay, kendi, Buku komik siswa (kelas IV), buku pantun siswa (kelas IV), kumpulan gambar siswa (Kelas II), hiasan flanel, makanan , minuman dsb.





Selasa, 10 Mei 2011

Field Trip

Dalam rangka menyambut dan memeriahkan hari Pendidikan Nasional, serta Untuk meningkatkan semangat belajar, menumbuhkan rasa nasionalisme dan menambah pengetahuan siswa-siswi National Immersion Primary School Ponorogo tahun pelajaran 2010/2011. National Immersion Primary School mengadakan kegiatan Field Trip sebagai salah satu program sekolah pada semester genap tahun pelajaran 2010/2011. Kegiatan Field Trip ini, dilaksanakan sebagai bagian dari proses pembelajaran kepada siswa-siswi National Immersion Primary School Ponorogo untuk turut belajar dan mengenali secara langsung kegiataan masyarakat sekitar.

Pertama adalah kunjungan siswa-siswi kelas 1 ke pabrik Jenang Teguh Rahardjo. Anak-anak dapat mengambil pelajaran dari berbagai macam cara pengolahan jenang dan cara pemasarannya. Dari bahan sampai proses pengepakan dan produksi. Yang kedua adalah kunjungan ssiswa-siswi kelas 3 dan 4 ke Pabrik pembuatan minyak kayu putih, KPH Sukun. Adapun kegiatan yang akan diadakan adalah melihat proses dan produksi yang dilakukan di pabrik Minyak Kayu Putih KPH Sukun. mengevaluasi tentang kegunaan dari limbah yang dihasilkan dan kegunaannyauntuk kehidupan sehari-hari.





Yang ketiga yaitu dengan mengadakan kunjungan siswa-siswi kelas 2 ke Kantor Pos. Hal ini dikarenakan Kantor Pos yang melayani masyarakat dalam kegiatan surat-menyurat, memiliki peran yang sangat penting untuk menghubungkan dan menjalin komunikasi yang tersebar diantara masyarakat. Dalam kegiatan ini siswa belajar mengirim surat melalui pelayanan yang ada di Kantor Pos Kota Ponorogo. Untuk mendukung kegiatan pembelajaran ini siswa diajak secara langsung untuk menulis surat kepada Gubernur Jawa Timur. Surat ini merupakan celoteh dari hati anak-anak merupakan ungkapan hati kecil anak-anak tentang sekolahnya dan harapan untuk kemajuan sekolahnya dimasa mendatang.

Dalam kegiatan ini, siswa diharapkan dapat belajar secara langsung dengan masyarakat. Sebagai bagian dari lingkungan, masyarakat memiliki peran yang juga sama pentingnya dalam menanamkan dan memberikan pengetahuan serta pendidikan bagi siswa-siswi, terlebih dalam mengenalkan nilai-nilai dan norma-norma kehidupan yang sesungguhnya dalam kehidupan bermasyarakat, serta memberikan bekal kepada siswa-siswi pada bidang-bidang life skill yang bermanfaat bagi masa depan yang tentunya tak semuanya didapatkan saat siswa-siswi belajar di sekolah secara formal. Selain itu juga untuk lebih megenalkan keberadaan Kantor Pos sebagai salah satu kantor yang melayani masyarakat terhadap kebutuhan surat-menyurat.

Minggu, 01 Mei 2011


Perkembangan teknologi, informasi dan teknologi mempunyai implikasi yang berarti terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Khususnya teknologi perangkat audiovisual, mobile phone, dan komputer. Teknologi tersebut telah mengubah cara hidup masyarakat dan berpengaruh terhadap beberapa aspek kehidupan. Untuk mengantisipasi dampak perkembangan teknologi khususnya dalam bidang Teknologi dan Informasi dalam kehidupan sehari-hari, Kurikulum 2004 yang berbasis kompetensi telah memperkenalkan pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada tingkat sekolah dasar. Mata pelajaran ini perlu dikenalkan, dipraktekkan dan dikuasai oleh siswa sedini mungkin agar siswa memilki bekal untuk menyesuaikan penerapan teknologi informasi dan komunikasi.

Komputer sebagai ikon yang mewakili perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, digunakan secara luas hampir pada setiap aspek kehidupan. Manfaat komputer saat ini cukup beragam mulai sebagai alat bantu menulis, menggambar, mengedit foto, memutar video, memutar lagu sampai analisis data hasil penelitian maupun untuk mengoperasikan program-program penyelesaian problem-problem ilmiah, industri dan bisnis. Dunia anak juga telah lama mengenal alat permainan game yang dikendalikan oleh sistem komputer. Di bidang pendidikan, selain dijumpai sebagai alat bantu pelajaran, banyak peralatan laboratorium yang dilengkapi dengan komputer sehingga alat tersebut dapat bekerja lebih teliti dan dapat mengatasi kendala hambatan indra manusia. Dari bidang pendidikan dan riset yang mempergunakan alat-alat demikian dihasilkan berbagai hasil penelitian yang bermanfaat yang tidak terasa sudah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat banyak. Dalam bidang bioteknologi, peralatan-peralatan kultur telah banyak yang dilengkapi dengan kontrol komputer untuk mengusahakan ketelitian kerja pada ruang steril. Saat ini para manajer, para pendidik, para pejabat, para peneliti dan masyarakat luas internasional telah banyak mempergunakan komputer dalam kehidupan sehari-harinya sebagai alat bantu yang sangat berguna. Dengan demikian komputer sudah merupakan peralatan bagi kebutuhan masyarakat luas dan tidak terbatas hanya untuk kalangan tertentu saja. Apabila masyarakat sudah mengenal manfaat komputer dengan baik, maka di jaman internet ini, setiap orang yang memiliki personal komputer dapat mengakses informasi internet hanya dengan menambah sedikit perangkat tambahan. Seolah-olah semakin banyak masyarakat yang mengenal manfaat komputer semakin siaplah masyarakat tersebut untuk bersaing dalam dunia di era gloalisasi.

Demikian besarnya manfaat komputer, tepatlah kiranya bagi siswa sekolah dasar untuk mendapatkan pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi di sekolah sebagai langkah awal untuk mempersiapkan siswa dalam mengenal dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi secara baik dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Serta, melalui mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi ini siswa mampu menggali dan memproses informasi dalam kegiatan belajar, bekerja dan aktifitas lainnya sehingga siswa mampu berkreasi, mengembangkan sikap inisiatif, mampu mengeksplorasi kemampuan dirinya dan mudah beradaptasi dengan perkembangan jaman dan teknologi yang baru.

Selain itu, melalui mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi yang telah dipelajari siswa mampu memahami dampak negatif, dan keterbatasan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mendukung proses pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian

Apakah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) itu? Mungkin pertanyaan itu yang pertama muncul dibenak kita saat mendengar istilah tersebut diutarakan. Seperti yang tercantum dalam Kurikulum 2004 Standar Kompetensi Sekolah Dasar, Teknologi Informasi dan Komunikasi mempunyai pengertian dari dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi mempunyai pengertian yang luas yang meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Teknologi Komunikasi mempunyai pengertian segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Karena itu, Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas tentang segala aspek yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar media menggunakan teknologi tertentu.

Ruang lingkup mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi di Sekolah Dasar.

Pada tingkat Sekolah Dasar pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi ditekankan pada:

  1. Aspek konsep, pengetahuan dan Operasi Dasar. Yang mencakup pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi secara sederhana; lingkungan belajar sehat dengan peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi; perangkat lunak menggambar dan perangkat lunak pengolah kata.
  2. Aspek Pengolahan Informasi untuk Produktivitas. Aspek ini mencakup penggunaan ikon menggambar; penggunaan fitur; dan penggunaan fungsi ikon pengolah kata.
  3. Aspek Pemecahan Masalah, Eksplorasi dan Komunikasi. Aspek ini mencakup mewarnai; membuat dan mengolah gambar; mengolah dokumen; dan mengitegrasikan gambar, teks, table dan grafik.

Ketiga aspek tersebut saling mendukung dalam membentuk suatu kompetensi. Kompetensi siswa yang terbentuk dari aspek Konsep, pengetahuan, dan operasi dasar atau aspek Pengolahan informasi untuk produktifitas akan membangun kompetensi dari aspek pemecahan masalah, eksplorasi dan komunikasi.

Minggu, 24 April 2011

Semangat Kartini Di Sekolahku



Kartini?? Siapasih Kartini???

Siapa sih yang tidak mengenal Raden Adjeng Kartini atau nama sebenarnya lebih tepat dipanggil Raden Ayu Kartini, beliau lahir di Jepara, 21 April 1879. Adalah seorang tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia. Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi.

Dengan giat Kartini berusaha mengajarkan kepada kaum perempuan membaca dan menulis agar perempuan mampu menuntut ilmu sejaajar denagn kaum lelaki.Menurutnya, pendidikan bagi kaum perempuan sangatlah penting. Ia yakin, perempuan yang terdidik kelak juga akan mendidik anak-anak (perempuan)-nya dengan lebih maju, sehingga bangsa ini akan lebih maju dan sejahtera kedepanya.

Hingga kini, keberhasilan atas buah pemikiran Kartini telah membuka kesadaran untuk suatu perubahan seperti yang tertuang dalam bukuya habis gelap terbitlah terang.

Da salah satu hasil dari kegigihan seorang Kartini, yaitu didirikan beberapa Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini seperti di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah "Sekolah Kartini". Dan yayasan ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis

Dan untuk mengenang jasa RA Kartini, Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden RI No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964, yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini.Dan untuk mengenang semangatnya yang menggebu-gebu dalam dunia pendidikan.


Itulah sejarah singkat perjuangan RA Kartini yang menginspirasi kita untuk lebih serius dan tekun dalam mengenyam pendidikan. Lalu bagaimana keadaan kartini masa kini??? Tetapkah ia menjadi Kartini yang penuh semangat yang menyala-nyala??

Dan Untuk mengenang dan mengenalkan semangat RA Kartini kepada siswa-siswi SD Immersion, kemarin pada tanggal 21 April 2011 seluruh tenaga pengajar SD immersion mengenakan pakaian daerah. hal tersebut dilakukan untuk membawa kembali suasana Kartini masa lalu untuk masa kini. Selain berpakaian daerah, seluruh siswa diajak untuk mengikuti upacara. siswa terlihat cukup antusias mengikuti upacara. Terdengar dari suara mereka yang lantang saat menyayikan Lagu Ibu Kita Kartini. Dan dari khidmatnya suasana saat pembacaan puisi.


Terimakasih Kartini..
Semangatmulah yang membuat kami tetap semangat...

Rabu, 20 April 2011

Ular Magnet

Saatnya bersenang-senang dengan sains..! Bu yoni mengawali pelajaran sains pada 20 April 20011 di kelas 1. Siswa kelas 1 sangat bersemangat saat bu yoni mengajak semua untuk membuat ular magnet. Bahan-bahan yang dipakai cukup mudah ditemukan di sekitar kita. Siswa cukup menyediakan paper clip dari besi untuk kepala ular, benang untuk di jadikan badan ular dan isolasi untuk pengait. yang paling penting adalah magnet mainan untuk menggerakkan ular.


Siswa kelas 1 SD Immersion beraksi merancang ular magnet. Paper clips di ikat benang, kemudian benang direkatkan pada banngku dengan isolasi. Paperclips adalah kepala ular dan benang menjadi badan ular. Magnet mainan di dekatkan pada kepala Ular. Dan Apa yang terjadi???? Kepala ular dan badan ular meliuk-liuk mengikuti gerakan magnet.

Magnet merupakan sumber energi gerak. Melalui pembelajaran membuat ular megnet siswa membuktikan bahwa magnet dapat menggerakkan benda terbuat dari besi (paperclip).

BELAJAR HASIL OLAHAN SUMBER DAYA ALAM DENGAN MEMBUAT SANDWICH


Pelajaran membuat sandwich. Sebagian orang akan langsung berfikir ini adalah pelajaran memasak, tata boga, fast food, restorant dan yang lainnya. Lalu bagaimana jika Sandwich ini dibawa ke SD Immersion?

Sebagaimana orang tahu Sandwich adalah makanan yang lumayan mengenyangkan dari sekedar kudapan biasa. Sandwich cocok untuk makanan bekal sekolah atau ketempat kerja. Karena selain mengenyangkan, sandwich mudah dibawa kemana-mana. Di negara dengan penduduk yang bukan pemakan nasi, sandwich biasanya dibawa ke sekolah atau ke kantor dalam kotak yang disebut lunchbox atau di dalam kantong kertas berwarna cokelat yang disebut brown bag (sandwich bag) untuk dinikmati sebagai makan siang. Sandwich juga dibawa sebagai makanan praktis sewaktu piknik, mendaki gunung atau sekadar jalan-jalan. Di rumah, sandwich dinikmati sebagai camilan atau pelengkap makanan utama.

Untuk melengkapi pembelajaran tentang pengolahan Sumber Daya Alam, Kelas Empat Airlangga mendapat tugas membuat sandwich. Siswa pun menyambut gembira hari membuat sandwich. Berbagai macam sandwich pun dibuat. kesemuanya telah menyiapkan bahan-bahan sandwich. ada keju dari olahan susu. Roti dari olahan terigu. Ada saus sambal dari olahan cabe, telur dan berbagai macam sayur-sayuran.

Its Time To action !!!
Kelas Airlangga mulai beraksi menyiapkan semua bahan dan mulai membuat roti isi (sandwich). Memotong sayur, mengiris roti, dan sebagainya. Dalam pembelajaran ini tidak hanya satu tipe kecerdasan yang tercover sehingga tidak hanya satu atau dua anak yang mengerti tentang pembelajaran ini. Media ini cocok untuk kecerdasan Kinestetik, Linguistik, Intrapersonal dan juga spasial visual.

Dari kegiatan pembelajaran ini siswa mengenal, berbagai macam bahan sandwich yang merupakan hasil olahan dari SDA. Karena adanya teknologi dalam pengelolaan makanan, kita dapat menikmati bahan seperti keju, roti, saus dan sayur.

Selain hal di atas, siswa diharapkan tahu teknologi juga berperan penting dalam pemanfaatan dan pengelolaan Sumber Daya Alam. Dan ternyata sandwich juga mencukupi kadar gizi 4 sehat 5 sempurna.

Dengan metode pembelajaran seperti ini diharapkan anak lebih mudah untuk mencerna pelajaran dan mempermudah mereka untuk mengimplikasikannya dalam kehidupan sehari -hari.

Selasa, 19 April 2011

8 Kecerdasan Manusia

Pada dasarnya, manusia memiliki 8 kecerdasan utama sesuai dengan pembagian kecerdasan pada otak kita.



Berikut ini pembagian kecerdasan manusia dimaksud.

1.Kecerdasan Linguistik
Kecerdasan dalam mengolah kata-kata secara efektif baik bicara ataupun menulis (jurnalis, penyair, pengacara)

Ciri-ciri :

- Dapat berargumentasi, meyakinkan orang lain, menghibur atau mengajar dengan efektif lewat kata-kata
- Gemar membaca dan dapat mengartikan bahasa tulisan dengan jelas


2. Kecerdasan Matematis-Logis
Kecerdasan dalam hal angka dan logika (ilmuwan, akuntan, programmer)

Ciri-ciri :

- Mudah membuat klasifikasi dan kategorisasi
- Berpikir dalam pola sebab akibat, menciptakan hipotesis
- Pandangan hidupnya bersifat rasional

3. Kecerdasan Visual-Spasial
Kecerdasan yang mencakup berpikir dalam gambar, serta mampu untuk menyerap, mengubah dan menciptakan kembali berbagai macam aspek visual (arsitek, fotografer, designer, pilot, insinyur)

Ciri-ciri :
- Kepekaan tajam untuk detail visual, keseimbangan, warna, garis, bentuk dan ruang
- Mudah memperkirakan jarak dan ruang
- Membuat sketsa ide dengan jelas

4. Kecerdasan Kinestetik-Jasmani
Kecerdasan menggunakan tubuh atau gerak tubuh untuk mengekspresiakan gagasan dan perasaan (atlet, pengrajin, montir, menjahit, merakit model)

Ciri-ciri :

- Menikmati kegiatan fisik (olahraga)
- Cekatan dan tidak bias tinggal diam
- Berminat dengan segala sesuatu

5. Kecerdasan Musikal
Kecerdasan untuk mengembangkan, mengekspresikan dan menikmati bentuk musik dan suara (konduktor, pencipta lagu, penyanyi dsb)

Ciri-ciri :
- Peka nada dan menyanyi lagu dengan tepat
- Dapat mengikuti irama
- Mendengar music dengan tingkat ketajaman lebih

6. Kecerdasan Interpersonal
Kecerdasan untuk mengerti dan peka terhadap perasaan, intensi, motivasi, watak dan temperamen orang lain (networker, negotiator, guru)

Ciri-ciri :
- Menghadapi orang lain dengan penuh perhatian, terbuka
- Menjalin kontak mata dengan baik
- Menunjukan empati pada orang lain
- Mendorong orang lain menyampaikan kisahnya

7. Kecerdasan Intrapersonal
Kecerdasan pengetahuan akan diri sendiri dan mampu bertidak secara adaptif berdasar pengenalan diri (konselor, teolog)

Ciri-ciri :
- Membedakan berbagai macam emosi
- Mudah mengakses perasaan sendiri
- Menggunakan pemahamannya untuk memperkaya dan membimbing hidupnya
- Mawas diri dan suka meditasi
- Lebih suka kerja sendiri

8. Kecerdasan Naturalis
Kecerdasan memahami dan menikmati alam dan menggunakanya secara produktif dan mengembangkam pengetahuan akan alam
(petani, nelayan, pendaki, pemburu)


Ciri-ciri :
- Mencintai lingkungan
- Mampu mengenali sifat dan tingkah laku binatang
- Senang kegiatan di luar (alam)

 

Subscribe to our Newsletter

Contact our Support

Email us: Support@templateism.com

Our Team Memebers